Kain bermotif huruf biru tua memancarkan pesona retro. Permukaan kain bertekstur huruf menghadirkan lapisan halus di bawah cahaya, dengan sentuhan lembut sesuai musim dan sedikit tekstur. Teksturnya yang mirip dengan sweater vintage membuat pakaian musim gugur dan musim dingin semakin hangat dan nyaman. Kerah datar klasik dan desain dua kancing mempertahankan martabat setelan retro: Sudut kerah telah diberi bentuk "sedikit bulat", membuatnya terlihat lebih lembut. Garis bahu mengadopsi proses "bahu alami", cocok untuk sebagian besar bentuk bahu. Itu tidak terlalu kaku atau kendor. Logo logam kecil di kerah kiri, dengan tekstur perunggu retro, kontras hangat dengan kain biru laut, menambahkan sentuhan detail modern pada gaya retro. Desain tas yang menempel di samping membuat bentuk tas lebih longgar dibandingkan pakaian tradisional, sehingga memudahkan penempatan barang seperti payung lipat. Pada saat yang sama, siluet yang "sedikit kendur" meningkatkan kesan kasual. Ukurannya ramping namun tidak sempit. Jika dipadukan dengan kaos putih bisa menciptakan "gaya retro santai". Jika dipadukan dengan kemeja bergaris, dapat menciptakan kembali tampilan klasik dari film-film lama. Ini adalah pilihan utama bagi pria yang lebih menyukai tampilan sederhana namun detail. Baik mengunjungi pasar retro, menonton film lama, atau berkencan di kedai kopi, memakainya dapat dengan mudah menciptakan nuansa retro.